Sikap Sabar Anggota Satlantas Polres Metro Depok Hadapi Pemotor Lawan Arus Banjir Pujian Warganet
Operasi Patuh Jaya 2026 Demi Terciptanya Kamseltibcar Lantas
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta 1 Juni-31 Agustus 2026
Imbas Perbaikan Saluran Bawah Tanah, Arus Lalu Lintas Lenteng Arah Depok Mulai Dibuka Bertahap
Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan sejumlah manfaat mudik tanpa sepeda motor.
Pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini akan diberlakukan berbeda dari tahun sebelumnya. Dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral tentang kesiapan pengamanan Idul fitri 1446 H, senin 10/3/2025. Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum menjelaskan akan membuat tim khusus saat penerapan contraflow diberlakukan.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho S.H, M.Hum mengatakan di samping rapat koordinasi dan kolaborasi dengan stakeholder baik di tingkat pusat maupun daerah, pihaknya juga sudah melakukan survei dan mitigasi secara langsung persoalan yang terjadi di lapangan.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan pengecekan jalur mudik sejumlah titik strategis di wilayah Jakarta menuju Jawa Barat dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan kesiapan Polri dalam mengamankan dan memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektoral terkait pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 yang dipimpin oleh Menko Polkam Budi Gunawan, di Jakarta, Senin (10/3/2025).
KORLANTAS POLRI, Jakarta – Dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral terkait kesiapan pengamanan Idul fitri 1446 H, Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Korlantas Polri dan Polisi lalu lintas siap memastikan kelancaran lalu lintas selama periode mudik. “Korlantas Polri dan jajaran tentunya sudah siap dalam rangka menyiapkan kesiapan Operasi Ketupat 2025. Kami telah melakukan berbagai survei, mitigasi, serta koordinasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk menghadapi lonjakan kendaraan saat mudik,” ujar Irjen Pol. Agus Senin (10/3/2025). Lebih lanjut, ia menegaskan sebagai upaya mengurangi kepadatan lalu lintas, Korlantas Polri akan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas secara situasional mulai dari sistem contraflow dan one way. “Kami merencanakan penerapan contraflow jika volume kendaraan di gerbang tol mencapai 5.000 hingga 6.000 kendaraan per jam, dari KM 70 hingga KM 414. Jika jumlah kendaraan meningkat hingga 8.000 kendaraan per jam atau mendekati angka tersebut, maka sistem one way akan diberlakukan,” jelasnya.